Kamis, 25 Agustus 2016

OIH PLN

Seminggu belakangan ini kotaku Tanjungbalai dilanda mati lampu tak taggung tanggung matinya berkali kali dalam sehari bisa 4 kali mengalahi makan obat yang hanya 2 atau 3 kali sehari, tak tahu apa penyebabnya karena tanpa pemberitahuan atawa pengumuman resmi. Mati lampu yang terjadi secara tiba tiba bukan saja mengakibatkan gelap gulita akan tetapi dampaknya lebih parah dari itu terutama terhadap barang barang elektronik seperti rice cooker, mesin cuci, kulkas dan lainnya bisa mengakibatkan kerusakan dan bila rusak yang menangung kerugian adalah pemilik pribadi dan PLN tidak bertanggung jawab   sama sekali, masyarakat sebagai konsumen seolah olah tidak punya hak untuk mempertanyakan ini, mungkin kita bisa berharap kepada YLKI yang mempertanyakan ini sehingga hak hak konsumen terlindungi, konsumen jangan hanya dibebani kewajiban tetapi tidak punya hak bilamana PLN melakukan pemadaman seperti ini.

Kamis, 11 Agustus 2016

Kamis, 04 Agustus 2016

Damailah Tanjungbalaiku

Seminggu yang lalu kerusuhan terjadi di Kota Tanjungbalai berbau sara tapi dibungkus dengan perselisihan antar tetangga, tapi apapun namanya atau sebutannya yang pasti pada jumat malam sabtu 29 Juli 2016 telah terjadi cecok yang berujuang pada terjadinya pembakaran Vihara rumah ibadah Budha di kota tercinta ini, melibatkan banyak orang sehingga diantaranya ada yang di amankan polisi bahkan ada yang dijadikan tersangka. Kerusuhan yang terjadi di Tanjungbalai saat ini sudah menjadi issu yang melewati batas wilayah nasional dan sudah dikonsumsi berbagai masyakat di belahan bumi ini karenanya persoalan ini menjadi tidak ganpang diselesaikan, sebab adanya banyak pihak yang mengambil kesempatan baik positif (sumbang saran untuk menyelesaikan masalah) tetapi tidak sedikit pula yang negatif memanfaatkan situasi sebagai kompor Gas memana manasi menyulut dan memprovokasi masyarakat, seperti yang beredar di medsos saat ini dengan kalimat caci maki terhadap masyarakat tanjungbalai utamanya yang muslim, dengan kalimat yang sangat tidak etis mereka lontarkan untuk mencaci dan mencibir masyarakat kota ini, Seolah masyarakat kota ini bisa hidup hanya karena adanya etnis tertentu....,memang kemarin ada juga yang dianggap penyebar issu provokator yang telah tertangkap di jakarta akan tetapi hanya itu sementera yang mencaci menghina orang tanjungbali sampai kini belum tertangkap (belum dicari) dan mungkin nanti sore, nanti malam atau besok pagi ia akan berceloteh lagi di medsos. Karena itu sangat diharapkan kesigapan para aparat untuk segera menindak menangkap orang yang menghina Islam dan masyarakat kota ini yang saat ini tersebar di dunia maya.
Penyelesaian yang diharapkan bukan penyelesaian antar pejabat, aparat dan tokoh masyarakat akan tetapi penyelesaian antar masyarakat yang bertikai yang difasilitasi oleh pemerintah dan disaksikan oleh umat dari kedua belah pihak yang bertikai, yang dituangkan dalam sebuah kesepakatan toleransi, damai dan saling menghormati, menghargai dan tahu diri.
Persoalan Tanjungbalai yang menghebohkan dunia ini kiranya adalah merupakan yang terakhir dan menjadi pelajaran berharga bagi warga kota ini baik itu mayority atau juga minority,  semoga.....

Selasa, 12 Juli 2016

Perlu untuk di cermati oleh para Dhuyufurrohman

  • Saudaraku !? yang berkesempatan  menjadi tamu Alloh di tanah suci musim haji tahun ini 1437 H perlu anda cermati beberapa hal berikut ini berkaitan dengan etika dan adab kita selama di tanah suci dan ataupun memahami etika dan budaya orang orang di tanah suci baik itu orang arab orang asing lainnya dan juga orang indonesia yang bermukim di sana. Hal ini perlu dipahami dan dicermati demi kenyamanan,keamanan dan ketenangan dalam pelaksanaan ibadah.

Bagi para dhuyufurrohman pertama perlu dipahami bahwa situasi di sana tidak sama dengan situasi di Indonesia ditempat tinggal kita masing masing semua serba berbeda baik itu suasana sosial, cuaca, transportasi, kuliner sikap manusianya atau orang orang yang banyak di sana, karena itu bagi para dhuyufur rohman diperlukan penyesuaian dengan situasi dan suasana di sana dan tidak bertindak dan  berpikir seperti di negeri ini.
Ke dua bagi para dhuyufurrohman perlu menjaga akhlakul karimah adab dan etika, dalam beribadah, berprilaku, dalam pergaulan dengan banyak orang di sana demikian juga dalam hal berbusana, belanja di pasar, atau juga dalam hal menaiki kenderaan angkutan umum. Sehingga dengan demikian diharapkan bisa terhindar dari hal hal yang tidak diinginkan yang bisa merugikan diri sendiri.
Ketiga para dhuyufurrohman perlu memahami dan mengetahui ada sepuluh perilaku orang arab yang seringkali kita temui selama di tanah suci yaitu :
  • Biasa bersuara keras walau bukan sedang marah
  • Memanggil atau memaki orang dengan seenaknya
  • Acuh terhadap pendatang termasuk orang dari indonesia
  • Tidak marah dipegang kepalanya
  • Sering memberi salam/menerima salam bila bertemu atau berpapasan
  • Suka memberi atau menerima dengan tangan kiri
  • Berpelukan bila telah akrab atau sering bertemu
  • Berpakaian putih bagi laki laki dan hitam bagi perempuan dan plus cadar
  • Bila di masjid tidak peduli dan seringkali melangkahi kepala orang
  • Jika terjadi pertengkaran dengan mereka maka ucapkanlah shollu alan nabi berkali kali insyaalloh bisa selesai dan aman. Mudah mudahan ini bisa berguna bagi saudaraku nanti di sana dan semoga semuanya memperoleh haji mabrur.

Kamis, 16 Juni 2016

Paruh yang ke dua bulan ramadhan

Saudaraku ? tanpa terasa hari ini kita telah memasuki hari yang ke sebelas dari bulan romadhon yang berarti periode rahmah sepuluh yang pertama telah kita lewati, harapan kita puasa yang telah kita lakukan tersebut diterima Alloh sebagai amal ibadah yang kelak mendapatkan ganjaran pahala yang berlipat ganda. Saudaraku ?kesempatan kita untuk memperoleh gelar "tattaquun" dari Alloh tiggal dua puluh hari lagi, sungguh? kesempatan di kompetisi terbuka ini tak ada batas, tak ada diskriminasi semua orang mukmin berkesempatan mendapatkan gelar tattaquun melalui kesempatan romadhon ini. Karenanya mari kita tingkatan amal ibadah dan amal sholeh kita dan jangan kita sia siakan kesempatan ini.
Saudaraku ?
Suatu hal yang perlu diingat untuk mendapatkan gelar tersebut bukanlah semudah menyebutkannya, sebab rasul mengatakan "berapa banyak orang yang berpuasa tidak memperoleh apapun dari puasanya kecuali lapar dan haus saja". Dan perlu diingat dalam puasa bukan hanya menahan tidak makan da tidak minum sejak terbit fajar hingga terbenam mata hari akan tetapi juga menahan hal hal yang bisa membatalkan fahala puasa. Menjaga dari tidak makan dan tidak minum mungkin tidak terlalu sulit namun menjaga hal hal yang membatalkan pahala puasa adalah hal sangat sulit. Puasa yang bisa menghantarkan pelakunya untuk menjadi taqwa adalah puasa sebagaimana yang dikatakan oleh Rasul " siapa yang puasa dan mengetahui aturan aturannya, diampuni dosanya seperti pertama kali dilahirkan ibunya".
aturan yang dimaksudkan adalah berkaitan dengan apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan oleh orang yang berpuasa. Bila ini tidak dipahami maka puasa yang dilakukan hanyalah formalitas. Ada tiga type orang yang berpuasa sebagaimana diungkapkan oleh Imam Al Ghazali yaitu ; puasa awwam, puasa khowwas dan puasa khwatul khowwas. Puasa awwam adalah puasa yang dilakukan oleh pelakunya hanya tidak makan dan tidak minum saja sementara kelakuannya tidak berobah segala kebiasaan buruknya tetap dilakukan, ucapan, tingkah laku, penglihatan dan perbuatan tidak berobah dan tetap seperti biasa puasa awwam bisa terwujud seperti peri laku  ular tidur sepenjang hari, emosional marah marah seperti harimau, suka merepet seperti brung murai, suka berendam seperti buaya hahaha ini sekedar perbandingan.
Pada tingkatan puasa khowwas sedikit ada perubahan puasa dilakukan tidak sekedar menahan lapar dan haus saja sudah mulai ada kemajuan dalam beribadah, akan tetapi belum kaffah. puasa pada tingkatan khowwasul khowas adalah merupakan tingkatan tertinggi dan sempurna dalam pelaksanaan ibadah puasa sehingga inilah puasa seorang hamba yang diharapkan oleh rasulullah Saw. Dan inilah tingkatan puasa yang diidamkan dan yang kita usahakan dan semoga kita bisa...............................................!
samapi edisi berikutnya.

  

Selasa, 07 Juni 2016

MARHABAN YA ROMADHON

Alhamdulillah wa syukurillah
Ya Alloh ya Robb terimakasih Engkau telah sampaikan usiaku di bulan romadhon 1437 H kali ini bersama jutaan umat muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa suatu ibadah wajib bagi setiap mukmin dan merupakan rukun Islam yang ke tiga.Terima kasih ya Alloh Engkau masih beri aku kesempatan untuk meraih gelar taqwa MU lewat ibadah di bulan suci MU ini karena itu aku mohon kepada MU karuniakan aku kesehatan, kekuatan untuk melakukan ibadah yang Engkau perintahkan dan  menjauhi segala yang Engkau tegahkan, karuniakan kepadaku rezeki dan cukupkan segala yang aku butuhkan. Jauhkan dariku sipat malas sombong dan kikir dan anugerahkan kepadaku sebahagian sifatmu yang pemurah dan agar aku bisa berbagi dengan saudara saudaraku sesama muslim yang saling membutuhkan.
Ya Allohya Rohman 
Jadikanlah hidupku ibarat garam yang bisa memberi rasa bagi semua masakan bisa diterima oleh semua orang semua pihak dan kalangan, jauhkan sifat yang dibenci orang dalam diriku dan terutama jauhkan aku dari sifat diriku yang dibenci Alloh. Amiiiin. 

Senin, 06 Juni 2016

Menjadi Da'i di rumah sendiri

Saudaraku ? perkembangan zaman dan teknologi dan ilmu pengetahuan  yang demikian pesat, menyebabkan banyak hal berubah dalam tatanan kehidupan manusia. Perubahan sikap mental dan pola pikir yang mau tidak mau tampaknya kini harus mengikuti perkembangan teknologi itu sendiri. Zaman yang serba digital kini menyebabkan terjadi perubahan pola komunikasi sehingga cenderung membuat orang jadi individualis dan egois. Keakraban hanya lewat udara, sosialisasi secara langsung sudah semakin sulit, keakraban antara keluarga macamnya kini hanya basa basi, alasan waktu sempit membuat tidak ada lagi kesempatan mengunjungi sanak famili, kehidupan kini pokoknya jauh berbeda dengan kahidupan yang telah diamalkan oleh para pendahulu kita dulu. Di sisi lain perubahan yang tidak kalah mengerikannya adalah perubahan dari segi akhlak dan moralitas dimana generasi saat ini banyak yang telah jauh dari akhlak dan moralitas, adat istiadat dan pergaulan sudah mengarah pada pergaulan bebas jauh dari nilai nilai adat budaya dan akhlak agama. Sungguh sangat memiriskan hati apa yang bisa kita dengar, kita baca dan kita  lihat atau saksikan berita di media, hampir setiap saat ada saja berita yang memiriskan hati seperti kejahatan, perkosaan, pembunuhan, penipuan perampokan, korupsi, narkoba dan sebagainya. Betapa tidak berita yang memiriskan hati ini terjadi oleh pelaku yang tidak semuanya dilakukan oleh orang yang berlatar belakang jahat tetapi kini banyak dilakukan oleh yang berasal dari kalangan terhormat dan berpendidikan dari kalangan ekonomi yang berkecukupan. Suatu pertanyaan buat kita apa gerangan membuat semua ini terjadi?
Saudaraku !?
Suatu hal perlu kita ingat sebagai orang tua bahwa kita memiliki tanggung jawab yang cukup besar terhadap anak dan keluarga kita, kita tidak cukup hanya mencarikan uang yang banyak mencukupi segala macam kebutuhan anak anak kita, sehingga secara materi boleh dibilang berkecupan danberlimpah, namun yang lebih penting dari itu adalah bagaimana kita menjadikan anak kita sebagai orang yang berguna bagi agama bangsa dan negara. Mendidik anak untuk berakhlak mulia dan beragama inilah sesungguhnya yang perlu disadari sebagai orang tua bila menginginkan anak anaknya tumbuh menjadi generasi yang bisa diharapkan bukan generasi pecundang yang hanya bisa menggerogoti dan menghancurkan orang tua.
Jadi sekali lagi sebagai orang tua mari kita sadari bahwa tanggung jawab yang sesungguhnya adalah mendidik anak anak kita agar berakhlak mulia dan beragama dan ini tentunya harus dimulai dari diri kita sendiri. Semoga...............! Kita bisa menjadi da'i di runah kita sendiri.